Sukses adakan ICTIS-S2B 2018, ITP Dorong Percepatan Inovasi

Demi menjadikan Sumbar lebih maju, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menyatakan terbuka dan siap memfasilitasi serta mendukung inovasi yang dilakukan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Keterbukaan ini, dikatakan Gubernur, akan mendorong akselerasi laju Sumbar menuju provinsi madani yang berbudaya, aman, maju, dan sejahtera.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur dalam kesempatan International Conference on Technology, Inovation, Society, and Science to E-business (ICTIS-S2B) yang  digelar Institut Teknologi Padang (ITP) beberapa waktu lalu.

“Kami mengapresiasi kegiatan yang digelar ITP ini, apalagi pemakalah dan pesertanya dari berbagai negara. Semoga bisa melahirkan inovasi dan ide-ide baru. Bahkan, pemerintah Sumbar pun terus berinovasi menuju Sumbar madani,” ujar Irwan memuji kegiatan gelaran ITP.

Menurutnya, pesat perkembangan informasi dan teknologi saat ini menuntut adanya perubahan, kreativitas, serta inovasi di berbagai bidang termasuk pendidikan.

“Inovasi itu sebuah keniscayaan dan sangat penting untuk suatu perubahan, sebab sumber daya yang ada sangatlah terbatas,” kata dia.

Ditegaskan, segala sesuatu yang bergerak stagnan dan monoton tanpa inovasi akan berjalan di tempat, serta ketinggalan zaman oleh yang lain.

Sementara, Ketua Pelaksana kegiatan yang digelar ITP ini, Yusreni Warmi, menyebutkan konferensi internasional bertemakan High and Smart Technologies for Future Societies ini berlangsung berkat kerjasama ITP dengan University of Applied Science, yang diikuti oleh perwakilan 11 negara yakni Indonesia, Malaysia, Jerman, Korea Selatan, Amerika Serikat, Rusia, Belanda, Taiwan, Nigeria, Hongkong, dan Jepang.

“Kegiatan merupakan sharing teknologi dan bisnis ini adalah yang kedua kalinya dilakukan. Tahun ini diikuti 350 peserta beserta 80 pemakalah dari 11 negara, meningkat dibanding tahun sebelumnya,” ujar Yusreni.

Disampaikan, pihak-pihak yang terlibat berharap kegiatan ini bisa mendorong dihasilkannya inovasi yang bisa menjadi ladang bisnis, salah satu contoh produknya adalah kapal tanpa awak yang karya mahasiswa ITP. Ini satu-satunya di Indonesia,” kata dia.

Rektor ITP Hendri Nofrianto juga menyatakan harapan agar dengan adanya ICTIS-S2B bisa mendorong mahasiswa, dosen, dan pegiat IT untuk melahirkan produk dan pemikiran yang inovatif, dan berdaya guna.

“Semoga pertemuan ini bisa mendorong terciptanya produk-produk inovasi yang bisa bermanfaat secara global,” sebutnya.

sumber: www.sumbarfokus.com